30

Jul
2020

Seragam Sekolah Imut Jepang

Posted By : IKOIKO JAPAN!/ 10 0

Jika kamu menonton drama atau anime Jepang, kamu pasti pernah melihat seragam sekolah Jepang. Jepang dikenal sebagai negara yang kreatif ini dapat dilihat dari model seragam sekolah Jepang yang modis dan bervariasi. Model seragam sekolah Jepang untuk setiap sekolah berbeda-beda. Sekolah di Jepang berlomba-lomba untuk membuat seragam sekolah yang imut dan modis untuk menarik siswa masuk ke sekolahnya. Banyak siswa terutama siswa perempuan yang memutuskan masuk ke sekolah tertentu hanya dikarenakan model seragamnya yang modis dan imut. Seragam sekolah Jepang sangat bervariasi dan unik sehingga mode seragam sekolah berubah-ubah seiring berjalannya waktu serta perubahan tren mode.

Pada jaman dulu seragam sekolah yang terkenal adalah model pelaut untuk siswa perempuan dan model gakuran untuk siswa laki-laki. Seragam model pelaut mempunyai model setelan kemeja putih dengan dasi khas pelaut dan rok lipit sedangkan seragam siswa laki-laki dengan kemeja putih, celana hitam dan blazer hitam dengan kancing berwarna emas yang mempunyai corak lambang sekolah. Awal mula seragam model pelaut diperkenalkan pada tahun 1920 di Sekolah Heian Jogakuin dan juga pada tahun 1921 oleh kepala sekolah Fukuoka Jo Gakuin University, Elizabeth Lee. Seragam model pelaut bedasarkan model seragam yang digunakan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada saat itu. Pada zaman dulu, siswa perempuan Jepang menggunakan kimono saat bersekolah. Kimono membuat mereka sulit untuk beraktifitas dan membatasi gerakan mereka terutama pada waktu berolahraga. Selain itu, kimono juga panas digunakan ketika musim panas. Elizabeth Lee teringat dengan model seragam pelaut yang dipakainya dulu ketika belajar di Inggris dan menjadikannya seragam sekolah di Jepang.

Pada tahun 1918, Elizabeth meminta bantuan seorang penjahit untuk menjahit baju atasan seragam siswa perempuan sekolahnya. Tetapi seragam sailor itu ternyata robek ketika dipakai berolahraga, kemudian Elizabeth meminta kepada penjahit agar dipasang resleting di bagian kiri/kanan baju dari arah ketiak. Rok yang digunakan pada saat itu berbentuk lurus dan panjang sehingga masih membatasi gerakan. Elizabeth kemudian meminta kepada penjahit untuk membuat rok yang dapat memudahkan siswi untuk leluasa bergerak. Penjahit membuat rok berlipit-lipit dan jadilah seragam sailor yang seperti kamu kenal sekarang. Seragam model pelaut terdiri dari kemeja putih, kerah model seragam pelaut, dasi, serta rok berlipat.

Sedangkan seragam siswa laki-laki, Gakuran dibuat bedasarkan model seragam angkatan darat Prancis. Nama Gakuran berasal dari kata gaku yang berarti “belajar” atau “siswa”, dan Ran yang berarti Belanda atau barat. Sehingga gakuran dapat diterjemahkan menjadi “seragam siswa barat”. Gakuran pertama kali dijadikan seragam sekolah untuk siswa laki-laki pada tahun 1886 di Universitas Tokyo. Seragam ini juga dipakai oleh siswa laki-laki di Korea Selatan dan China pada tahun 1949 saat pendudukan Jepang.

Namun, seiring berjalannya waktu seragam sekolah Jepang mengalami perubahan. Saat ini tidak semua sekolah memakai seragam model pelaut dan gakuran. Saat ini seragam yang lebih banyak dipakai adalah model kemeja dan blazer dengan dasi formal untuk siswa laki-laki dan dasi berbentuk pita untuk siswa perempuan.  Seragam sekolah memiliki jenis yang berbeda tergantung pada musim, contohnya pada saat musim panas siswa akan memakai kemeja lengan pendek, rok atau celana dan dasi. Sedangkan untuk musim dingin siswa kebanyakan akan menggunakan sweater yang dipakai di antara kemeja dan blazer.

Menarik bukan? Sekian informasi mengenai kebudayaan Jepang dari IKOIKO JAPAN! hari ini. Jangan lupa untuk follow Official Instagram kami dan subscribe channel YouTube IKOIKO JAPAN! juga ya.

Leave your comment

Please enter comment.
Please enter your name.
Please enter your email address.
Please enter a valid email address.